Jumat, 26 Oktober 2012

Malam dan Rindu

Malam dan rindu memang jarak yang tidak terlalu jauh, rindu mendatangi malam, dan malam menyambutnya sebagai tempat ternyaman untuk menemani kegalauan...

Sunyi memang masih menjebakku, menjerat dalam hampanya yang pilu. Aku yang menanam benih rindu, aku juga yang harus bersabar menunggu..

Rindu dan malam, terselip diriku di antara keduanya, diantara gelisah penuh harap, dan rindu yang semakin sesak...



Komentari..

0 komentar:

Posting Komentar